Monday, October 17, 2011

Bukan siapa-siapa...

Memenangkan juara pertama song writing competition Melody in You 3 yang diadakan FGCC tahun ini benar-benar kayak mimpi buatku. Atau mungkin mirip halusinasi siang bolong. Malah, bermimpi untuk menang pun aku nggak pernah. Sungguh.

Maksudku, siapa sih aku ini? Aku cuman cewek biasa, yang punya wajah biasa-biasa, kemampuan musik biasa-biasa dan bakat menulis yang biasa pula. Cuman postur tubuhku yang nggak biasa (karena pendek tentunya). Tapi, it's really amazing, Tuhan memakaiku dengan luar biasa. Sampai sekarang aku masih mengira kalau aku lagi berkelana dalam ilusiku sendiri yang siap-siap terbangun sebentar lagi dan kembali pada kenyataan kalau aku cuman cewek yang benar-benar biasa.

Oke, jadi intinya aku bukan siapa-siapa. Aku juga nggak pernah kepikiran untuk mengikuti kompetisi seperti ini kalau bukan karena ce Rani yang mengajak. Aku suka menulis, itu emang benar. Tapi kalau untuk menciptakan lagu dalam waktu yang sangat singkat (kira-kira 2 minggu) rasanya aku nggak akan sanggup, ditambah lagi dengan tugas-tugas kuliah yang udah mirip tumpukan baju kotor yang belum dicuci selama berhari-hari.

Tapi karena lagu itu untuk Tuhan, aku menciptakannya dengan sukacita, based on my personal experience as well, which is too private to write it down here. Dimulai dari kunci-kunci yang sederhana juga (yang setelah diperiksa ko Ivan dan ko Sam ternyata 80%nya salah, hore hore).

Intinya, terimakasih banyak buat ce Rani yang udah menyadarkan aku kalau cewek biasa seperti aku juga bisa dipakai secara luar biasa. Makasih karena udah membantuku kembali pada my true passion. Karena aku tau hal yang paling kucintai selama ini cuman menulis, menulis dan menulis. Anything else comes last. Aku nggak jadi mengkhianati talentaku sendiri dan aku nggak jadi mengubur bakat yang selama ini aku punyai. Jadi, aku benar-benar bersyukur untuk segalanya. Buat dukungan dari teman-teman, yang udah bersedia mendengarkan, I don't know what to say. I am just too grateful to have them in my life. Kalau nggak ada kalian, lagu ini nggak akan pernah ada. Sungguh.

Terimakasih yang paling besar tentunya untuk Tuhan. He's just too good. He's more than amazing. I can't thank Him more than this. Aku bahkan nggak yakin apakah aku pantas menerima semua kebaikanNya, karena aku begitu nggak sempurna dan punya banyak kekurangan. Aku bukan siapa-siapa. Benar-benar bukan siapa-siapa.

Dan aku tau, Tuhan merancang kehidupanku sedemikian rupa, tanpa celah. My life's created flawlessly. And in every plan of His, there is hope for every living. Nggak ada rancangan kecelakaan, yang ada rancangan sejahtera. Oh ya, since my birthday is coming soon, so I consider this as my birthday present. It's sweet :)

Aku mendapat banyak pelajaran dari Melody in You 3 ini. I feel blessed. Apalagi saat Kak Tama mengundangku ke music fellowship, padahal jelas-jelas aku bukan anggota musik. Mungkin ini ditujukan untukku supaya aku belajar lebih banyak lagi. See, He's really AMAZING!

About my passion, yeah writing. I have been in love with writing since years ago. Aku masih menunggu kabar soal novelku dari penerbit (yang udah kukirimkan sejak 4 bulan yang lalu), rasa-rasanya aku bakal ditolak lagi. Don't worry. I won't easily give up. Karena aku menulis bukan untuk jadi terkenal. Tapi aku menulis karena aku mau tulisanku dibaca orang-orang dan mereka terberkati karenanya. Okay, at least, they get something from my writings. Itu keinginanku yang sesungguhnya.

Well it will be absolutely a super long post if I insist on continuing the story. It's time for assignment. Jya ne.

~Asa~

No comments:

Post a Comment